Di sebuah kota kecil yang tenang dan indah, ada sepasang pria dan wanita yang saling mencintai. Mereka selalu bersama memandang matahari terbit di puncak gunung, bersama di pesisir pantai menghantar matahari senja. Setiap orang yang bertemu dengan mereka tidak bisa tidak akan menghantar dengan pandangan kagum dan doa bahagia. Mereka saling mengasihi satu sama lain.
Namun pada suatu hari, malang sang wanita mengalami luka berat akibat sebuah kecelakaan. Ia berbaring di atas ranjang pasien beberapa malam tidak sadarkan diri di rumah sakit. Siang hari sang lelaki menjaga di depan ranjang dan dengan tiada henti memanggil-manggil kekasih yang tidak sadar sedikitpun. Malamnya ia ke tempat ibadah dan tak lupa berdoa kepada Tuhan agar kekasihnya selamat. Air matanya sendiri hampir kering karena menangis sepanjang hari.
Seminggu telah berlalu, sang wanita tetap pingsan tertidur seperti dulu, sedangkan si lelaki telah berubah menjadi pucat pasi dan lesu tidak terkira, namun ia tetap dengan susah payah bertahan dan akhirnya pada suatu hari Tuhan terharu oleh keadaan lelaki yang setia dan teguh itu, lalu Ia memutuskan memberikan kepada lelaki itu sebuah pengecualian kepada dirinya.
Tuhan bertanya kepadanya "Apakah kamu benar-benar bersedia menggunakan nyawamu sendiri untuk menukarnya?".
Si lelaki tanpa ragu sedikitpun menjawab "Ya".
Senin, 30 Agustus 2010
Kamis, 12 Agustus 2010
Seni Memengaruhi Orang Dengan Tawa Huahahaha
Ada banyak cara memengaruhi seseorang, Dale Carnegie, penulis biku klasik How to Win Friends and Influence People (1936), merumuskan 30 cara atau teknik untuk menjadi pribadi yang disukai, rekan kerja yang menyenangkan, dan pemimpin yang efektif. Ke-30 teknik human relation Dale Carnegie bisa dibedakan dalam tiga kategori. Kategori pertama untuk mendapatkan teman, yang memuat 9 cara agar mudah disenangi orang lain. Mulai dari anjuran menghindari kebiasaan menyalahkan, mengomeli, dan mengkritik; memberikan penghargaan kepada orang lain; member dorongan untuk maju; member perhatian yang tulus ikhlas; tersenyumlah; sebutkan nama lawan bicaramu; jadilah pendengar yang baik; bicarakan hal yang diminati orang lain; sampai buatlah orang merasa sebagai very important person (VIP).
Kategori kedua untuk mendapatkan kerjasama antusias dari rekan kerja, berisi 12 cara. Mulai dari anjuran untuk menghindari debat kusir; menghormati pendapat orang lain; kalau salah akuilah dengan simpatik; mulailah dengan ramah; upayakan respon ya, ya, dan ya; biarkan orang lain bicara lebih banyak;
Langganan:
Postingan (Atom)