Minggu, 10 Juli 2011

Hubungan antara Risiko dan Tingkat Pengembalian


Di dalam pasar uang di mana saham dan obligasi di jual, para pemakai uang, seperti perusahaan yang melakukan investasi harus bersaing satu sama lain dalam mencari modal. Untuk memperoleh pembiayaan atas proyek yang akan bermanfaat bagi pemegang saham perusahaan, perusahaan harus menawarkan kepada investor, tingkat pengembalian yang mampu bersaing dengan alternatif investasi lain yang tersedia bagi investor tersebut. Tingkat pengembalian dari alternatif investasi terbaik berikutnya ini dikenal sebagai biaya kesempatan dana (opportunity cost of fund).
Dalam menjalankan sebuah bisnis, perusahaan kecil lebih berisiko dalam tingkat pengembalian dari pada perusahaan besar. dikarenakan pengalaman bisnis perusahaan kecil mengandung risiko operasi yang lebih besar , mereka lebih sensitif terhadap kecenderungan bisnis yang menurun dan beberapa beroperasi dalam pasar yang kecil dengan cepat muncul dan kemudian dengan cepat berlalu. Selain itu perusahaan kecil mengandalkan pembiayaan melalui utang dibandingkan perusahaan yang besar. Perbedaan ini menciptakan variabilitas yang lebih pada jumlah laba dan arus kas, yang diartikan sebagai risiko yang lebih besar. Dengan memikirkan forgoing (kehilangan peluang yang lebih baik), kita harus mengharapkan adanya tingkat pengembalian yang berbeda untuk pemilik dari berbagai surat-surat berharga tersebut. Jika pasar menghargai investor atas risiko yang ditanggungnya, maka tingkat pengembalian harus meningkat mengikuti peningkatan risiko.

Senin, 27 Juni 2011

Entrepreneurship itu Progres dan Persitent

Entrepreneurship, trend bisnis yang berhasil membawa Indonesia ke fase ‘tinggal landas’ secara perekonomian. Siapa yang menyangka ada 50 juta orang entrepreneur di Indonesia saat ini? Dengan jumlah penduduk di Indonesia sekitar 250 juta orang. Angka yang fantastis, karena hal tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki semangat entrepreneur, memiliki jiwa owner, dan kreatif tentunya dalam mengembangkan bisnisnya. Hal yang membanggakan tentunya bagi Indonesia sampai bisa mencapai GDP USD 3000.
Entrepreneur di Indonesia memang berkembang sangat pesat, karena memang secara makro, bisnis skala SME – Small Medium Enterprise (UKM) sedang melejit luar biasa. Brand-Brand yang tidak pernah terdengar sebelumnya bisa muncul dengan ide-ide out of the box. Semua orang jadi sangat kreatif untuk memunculkan ide-ide ‘gila’nya. New wave media seperti social media dan online shop menjadi pasar yang tiba-tiba berkembang secara dahsyat.
Mungkin dulunya bisnis skala SME dipandang sebelah mata, karena kebanyakan orang melihat industrial dan perusahaan skala nasional sebagai pendulang keuntungan yang melimpah ruah. Tidak salah dari pemikiran tersebut, namun seringkali tidak melihat dari sisi yang lain bahwa resiko bisnis juga akan semakin besar seiring dengan skala bisnisnya. Sedangkan bisnis SME dengan modal dan skala yang lebih kecil, jauh lebih ‘lincah’ dan mampu melakukan ekplorasi kreatif lebih mudah. Apalagi ditunjang dengan market Indonesia yang sangat besar, tentu ini akan memberikan peluang besar.
Yang menjadi menarik kemudian, tidak semua orang berhasil menjadi entrepreneuer. Banyak orang mencoba masuk di bisnis SME, namun tidak berhasil untuk mengembangkannya karena tidak memiliki perspektif dan paradigma yang tepat. SME bukanlah bisnis skala korporat yang memang memiliki kompleksitas yang sangat tinggi. Setiap aspek memang harus ‘perfect’ di bisnis skala korporat, mulai dari finance, Human Resources, Marketing, Production, dll. Yang menjadi kendala bagi entrepreneur adalah tuntutan perfection di awal bisnisnya.

Rabu, 15 Juni 2011

Aspek-Aspek yang Mempengaruhi Bagi Hasil


Peneliti mendapatkan hasil penelitian dari wawancara yang dilakukan kepada informan yang berkaitan dengan topik penelitian. Selain itu peneliti juga mendapatkan data dari arsip, majalah perusahaan, dan beberapa dokumen yang berkaitan yang terdapat di Bank Muamalat Indonesia. Hal tersebut dilakukan untuk menunjang kelengkapan data hasil penelitian.
Sebagai pedoman dalam wawancara, peneliti merujuk pada Agustianto dalam website Ikatan Ahli Ekonomi Islam pusat (www.iaei-pusat.org) tentang aspek yang mempengaruhi dalam penetapan bagi hasil, yaitu:
1.      Kontribusi masing-masing pihak dalam kerjasama (share on partnership)
2.      Prospek perolehan keuntungan (expected return) dan Jenis Usaha
3.      Perkiraan resiko yang dihadapi (expected risk)
4.      Memperhitungkan biaya dan BEP
5.      Seberapa besarnya asumsi return yang akan diberikan kepada nasabah deposan
6.      Harga Pasar, baik bunga di BK atau Bagi Hasil di Bank Syariah lain.

Kamis, 28 April 2011

Fuad's Corner: Kedatangan Sahabat

Fuad's Corner: Kedatangan Sahabat

Kedatangan Sahabat


Malang terus menjadi sorotan di media nasional. Dua kampus besar diberitakan dengan kasus hilangnya mahasiswa terkait dengan kasus NII dengan beberapa metode perekrutan dan pembaitannya. Kasus tersebut menjadi perbincangan serta dialog oleh pakar-pakar dibarengi dengan isu nasional maraknya peristiwa bom bunuh diri di kalangan masyarakat. Terakhir bom bunuh diri di masjid kepolisian di Cirebon. Hal tersebut menarik semua perhatian masyarakat akan peristiwa bom bunuh diri dengan asal muasalnya.

Di sisi lain, dalam dunia infotaimen terus memberitakan polisi Gorontalo yang menjadi artis dadakan dengan video keisengannya yang ia unggah di youtube. Dia mendapat apresiasi yang sangat antusias dari berbagai kalangan mulai dengan Gubernur Gorontalo, Kapolres sampai acara komedi wayang orang pun mengundangnya untuk menjadi bintang tamu. Setelah tur ke beberapa kota menghadiri undangan, dia pulang ke Gorontalo dan langsung jatuh sakit.

Sabtu, 02 April 2011

Album Baru Sheila on 7 Tahun 2011


Berita menggembirakan kini hadir untuk para penggemar group band Sheila On 7, karena sheila on 7 berhasil merilis sebuah album baru dibulan januari 2011 dengan judul “Berlayar”. Sheila On 7 adalah salah satu band yang fenomena, karena pada saat mereka berjaya, mereka populer dimana-mana dengan gaya musik yang khas. Kini Chord Lagu akan menyajikan Review Album Baru dari group band Sheila On 7 pada kesempatan kali ini.

Album Baru Sheila On 7 – Berlayar
Pada 21 Februari lalu album ketujuh Sheila on 7 resmi diedarkan ke pasaran. Band asal Yogyakarta itu menamai albumnya dengan ‘Berlayar’.

Sabtu, 26 Maret 2011

Pengalaman mengikuti Program Wirausaha Muda Mandiri


Berawal dari berita yang saya dengar dari fakultas di kampus, ada kompetisi wirausaha. Awalnya saya tidak begitu tertarik, karena ada hal serupa yang diselenggarakan kampus. Tetapi ada sebagian teman yang mengatakan bahwa itu merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi. Akhirnya saya daftar dengan mengisi formulir yang telah diberikan pada email saya. Banyak juga teman-teman saya yang juga mengisi. Tetapi sampai pengisian tahap kedua, saya merasa semua juga dikirim. Ternyata tidak, hanya sebagian dari teman-teman saya yang dikirimi email untuk tahap seleksi kedua. Saya juga tidak pernah kroscek kepada mereka. Setelah beberapa waktu, sempat saya iseng tanya-tanya tentang yang email kedua yang harus diisi. Ternyata teman saya tidak mendapatkan email itu.
Sedikit bingung. Sebenarnya ini bagaimana? Saya pun menghiraukan hal itu. Entah bagaimana nanti hasilnya, saya mencoba mengikuti prosesnya. Sampai pada proses tahap ketiga dan ditelpon dari pihak Bank Mandiri saya baru merasa yakin bahwa itu benar. Berarti ada proses seleksi. Saya mencoba konfirmasi kepada pihak fakultas, ternyata mereka tidak mengetahui. Malah ada salah seorang dosen yang melarang karena ditakutkan ada unsur penipuan. Ada teman saya cewek yang hampir dilarang berangkat karena harus tidur di hotel. Maklum, kekhawatiran dosen sebagai orang tua kita di kampus.

Selasa, 15 Maret 2011

Profil Bisnis dan Pengalaman Hidup (curhat)


Insting melakukan bisnis memang belum terbentuk ketika saya masih duduk di bangku MI (Madrasah Ibtidaiyah). Tetapi kedua orang tua saya yang bekerja bukan sebagai pegawai negeri membuat beliau selalu berjuang untuk membiayai kami. Apapun beliau lakukan. Karena tidak ada jaminan di awal bulan nanti mendapat gaji layaknya PNS. Saya dibesarkan di salah satu desa di Kabupaten Madiun dengan 4 bersaudara.
Semasa sekolah dasar saya termasuk orang yang akademis. Banyak cerdas cermat yang selalu saya ikuti dalam lomba-lomba antar sekolah. Prestasi akademik saya juga termasuk dalam kategori baik. Selama 6 tahun saya sekolah MI, saya selalu mendapat peringkat 5 besar. Tapi anehnya, saya tidak pernah sekalipun juara pertama.
Melanjutkan ke sekolah favorit di tingkat SMP, saya terus berada di kalangan akademik. Mulai dari kelas unggulan sampai guru-guru unggulan yang mengajarnya. Gejolak kawula muda yang menuntut saya untuk bertingkah nyleneh pada waktu itu. Salah pergaulan jika lebih tepat dikatakan. Hal tersebut berakibat pada prestasi saya. Sampai akhirnya kedua orang tua saya yang harus turun tangan.

Minggu, 27 Februari 2011

Kita Sebagai Nahkoda


Setelah sekian lama tak menyentuh keyboard qwerty, setelah sekian lama tak mendengarkan lagu dari netbook 10,1” pabrikan Asus EeePc. Rasanya kangen untuk menarikan jari di atasnya. Ternyata ada juga rasa kehilangan jika tak cuap-cuap di depan layar ini. Apakah karena aku terlalu sibuk hingga tak ada waktu lagi? Apakah aku jarang di kamar sehingga tak menghampirinya? Padahal tidak. Aku juga selalu membukanya, mendengarkannya, melihatnya dan bahkan menyentuhnya. Tapi tak ada hasrat untuk menulisnya secara bebas.

Senin, 07 Februari 2011

Siapakah pengganti Nurdin? Atau tetap?

Siapakah yang akan menduduki kursi nomer satu di persatuan sepak bola dalam negeri kita terjawab pada bulan maret mendatang. Tiga calon telah ikut meramaikan bursa calon ketua umum PSSI. Diantaranya, Nurdin yang sebelum menduduki kursi ketua umum PSSI sejak 2003, terlibat di klub PSM Makasar dan Pelita Jaya Jakarta. Arifin Panigoro, dia sudah lebih dari lima tahun terlibat di sepak bola nasional lewat kompetisi usia dini, Liga Medco, di awal 2000-an. Sedangkan yang baru saja muncul 2 hari sebelum verifikasi adalah George Toisutta. Dia aktif di sepak bola sejak 1980-an sudah menjadi Pembina sepak bola TNI Angkatan darat (PSAD).

Menurut statute FIFA pasal 35 butir 4 menyebutkan: The members of the Executive Committee shall be older than thirty (30) years. They shall have already been active in football for at least 5 (five) years, must not found guilty of the Criminal Offence and have residency within the territory of Indonesia. Jika diterjemahkan secara bebasnya: Anggota Komite Eksekutif harus berusia lebih dari 30 tahun, mereka harus telah aktif di sepak bola sekurang-kurangnya 5 tahun, dan tidak dinyatakan bersalah atas tindakan criminal dan berdomisili di wilayah Indonesia.

Kamis, 03 Februari 2011

Nasionalisme Ber-film

Tepat di hari ini adalah tahun baru orang China yang juga dianggap hari besar dalam tanggalan Republik Indonesia. Hal ini tidak luput dari jasa mantan presiden kita yang ke-4, yaitu alm. KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Beliau memperjuangkan nasib bangsa Cina yang masih minoritas namun diakui keberadaannya . Beliau menghapus peraturan yang melarang bangsa Cina merayakan tahun baru di muka umum. Gus Dur merupakan guru bangsa dan juga tokoh pluralism yang diakui oleh bangsa ini. Sehingga, pagi tadi menjadi topic dalam Editorial Media Indonesia dengan tajuk “Pluralisme Berbangasa”.

Senin, 10 Januari 2011

Serba Bingung

Serba bingung…. Baru saja saya membaca kolom di Jawa Pos (11/ 01) yang ditulis oleh Jaya Suprana yang membingungkan. Bagaimana bisa terjadi 22 orang yang berebut satu bola dalam waktu 90 menit yang disaksikan oleh jutaan orang. Apakah itu tidak membingungkan?

Bagaimana jika banyak sekali yang harus kita kerjakan dalam satu kali waktu. Kita harus pintar-pintar mengaturnya satu per satu. Jika kita tidak pandai-pandai dalam me-menej-nya, kita sendir yang akan kualahan. Lebih lagi jika kita harus dipaksa dengan deadline, otak kita akan berpikir sangat keras. Misalkan kita sebagai mahasiswa yang sedang menempuh skripsi. Bagaimana kita harus mengatur waktu demi waktu hanya untuk menyelesaikan 5 bab yang terdapat di dalamnya. Apalagi jika skripsi tersebut sudah kita ambil disela-sela mata kuliah yang masih bergulir. Tentu akan sangat merepotkan.

Apa substitusinya???

Kemarin saya menbaca koran Jawa Pos (6/01). Di sana terdapat berita yang menginformasikan tentang harga cabe yang mencapai angka Rp 100.000. Juga di berbagai tempat yang mencapai kisaran harga 70-80. Salah seorang pedagang diwawancarai, dia mengatakan bahwa harga cabe berubah, kalau naik tidak mungkin sampai semahal ini. Langsung kemarin saya langsung sms teman saya yang ada di Madiun yang kebetulan penjual cabe,” berapa harga di sana?” Dia menjawab dengan singkat, “70, nyapo?” dengan bahasa sms yang sederhana. Lantas saya menanyakan kepadanya, apakah memang stok yang tidak ada atau ada yang memainkan harga? Singkat juga jawabnya, “barangnya gag ada, marai gunung mbledos”. Lantas saya mengikuti berita yang ada di televisi, ada tag line di stasiun swata yang menginformasikan bahwa pemerintah menggalakkan tanam cabe.