Jumat, 12 Maret 2010

Nilai 10 dalam diri kita???

Ketika berkunjung di Kampus Asia Malang dalam rangka mewakili kampus dalam pembentukan HM3 (Himpunan Mahasiswa Manajemen Malang), saya mendapati artikel yang sangat menarik. Saya membaca artikel yang sangat menginspirasi saya untuk menulis.

Nilai 10 dalam diri kita???

Jika Tiger Woods diajak lomba memasak nasi rawon dengan para ibu-ibu PKK sudah bisa dipastikan dia akan kalah. Jika Michael Jackson juga ditantang oleh mahasiswa akuntansi untuk membuat laporan keuangan,
juga sudah bisa ditebak dia akan kebingungan meletakkan akun mana yang harus ditempatkan di debet dan akun mana yang harus ditempatkan di kredit. Bukan maksud kita untuk merendahkan satu sama lainnya. Tetapi disetiap diri manuasia terdapat beberapa potensi yang unggul yang layak untuk diekploitasi.

Kita memandang Tiger Woods dari dia yang memang jago bermain golf, tapi kita tidak pernah sama sekali melihat dia dari sisi lain. Begitu juga dengan Michael Jackson. Kita hanya melihat dia sebagai raja pop dunia dan dance-nya yang lentur tetapi masih tetap berenergi (moon walk). Kita hanya melihat dia memang dari sisi kelebihannya dan memang itu yang paling menonjol.

Pernahkah Anda membandingkan dua mahasiswa yang sama-sama mendapat nilai dari delapan mata kuliah yang diujikan. Mahasiswa A memperoleh nilai 8, 8, 8, 8, 8, 8, 8, 8. Sedangkan mahasiswa B memperoleh nilai 6, 7, 7, 8, 7, 10, 10, 7.

Dari data di atas dapat kita lihat bahwa mahasiswa A mempunyai rata-rata nilai lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswa B. Tetapi dalam perusahaan justru mahasiswa B yang akan dicari. Mahasiswa A hanya mempunyai nilai yang rata-rata untuk setiap mata kuliah. Tetapi mahasiswa B mempunyai keahlian yang sangat di bidang tertentu.
Seperti contoh di atas, Tiger Woods mempunyai nilai 10 hanya dalam bermain golf, tidak dalam bidang yang lain. Begitu juga dengan Michael Jackson, dia hanya mempunyai nilai 10 di bidang tarik suara dan joget. Dengan bekal itulah mereka sudah dikenal banyak orang dari keahliannya yang memang ahli. Orang-orang tidak pernah melihat Woods, Jackson, Einstein dan para tokoh lainnya dari sisi yang yang. Karena tidak seseorang pun di dunia ini yang mempunyai keahlian di semua bidang.

Pakar motivator Mario Teguh mengatakan bahwa kita sering membandingkan kelebihan orang lain dengan kelemahan kita. Itulah yang selalu kita lihat dalam menilai seseorang yang mempunyai prestasi lebih terhadap kita.

Dari uraian di atas, dapat kita simpulkan bahwa setiap orang mempunyai keunggulan di bidangnya masing-masing dan itulah nanti yang akan menjadi pembeda kita dengan orang lain. Lantas, sudahkah Anda menemukan nilai 10 dalam diri Anda? Tanyakanlah?

Malang, 120310
07:36 AM

Tidak ada komentar: