Serba bingung…. Baru saja saya membaca kolom di Jawa Pos (11/ 01) yang ditulis oleh Jaya Suprana yang membingungkan. Bagaimana bisa terjadi 22 orang yang berebut satu bola dalam waktu 90 menit yang disaksikan oleh jutaan orang. Apakah itu tidak membingungkan?
Bagaimana jika banyak sekali yang harus kita kerjakan dalam satu kali waktu. Kita harus pintar-pintar mengaturnya satu per satu. Jika kita tidak pandai-pandai dalam me-menej-nya, kita sendir yang akan kualahan. Lebih lagi jika kita harus dipaksa dengan deadline, otak kita akan berpikir sangat keras. Misalkan kita sebagai mahasiswa yang sedang menempuh skripsi. Bagaimana kita harus mengatur waktu demi waktu hanya untuk menyelesaikan 5 bab yang terdapat di dalamnya. Apalagi jika skripsi tersebut sudah kita ambil disela-sela mata kuliah yang masih bergulir. Tentu akan sangat merepotkan.
Tetapi, di sisi lain ada yang memutuskan untuk mengambil skripsi di akhir semester dengan kata lain hanya ada skripsi dalam satu semester. Praktis mereka hanya mengerjakan 2 bab terakhir dalam jangka waktu 6 bulan. Bukankah itu waktu yang lama. Lantas apa saja yang mereka lakukan? Sangat menjenuhkan bukan? Iya. Ternyata bukan hanya pekerjaan banyak yang akan membuat kita jenuh, tetapi juga tak ada kerjaan akan membuat kita merasa jenuh.
Akhirnya hanya tulisan ini sebagai penghibur penulis dalam menemani kesepian dan mengusir kejenuhan. Setelah tahun baru bergulir, belum ada tulisan yang tertuang dari jari penulis selain Gagasan yang ia kirimkan ke Jawa Pos tentang harga cabe yang ganti harga menjadi 100rb. Kenapa ganti harga? Karena, jika mengalami kenaikan tidak mungkin se-drastis ini. Begitulah kiranya.
Terima kasih tulisan. . .
09:23 AM
11 Januari 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar